KRS ambil matakuliah apa?

Hari ini adalah hari terakhir pengisian KRS bagi mahasiswa lama pascasarjana 2016/2017, dan hari ini adalah hari dimana saya akhirnya memiliki keputusan dalam mengambil matakuliah untuk perjalanan semester ini.

Sadar atau tidak sadar saya beberapa kali merasa ragu dalam menentukan mengambil matakuliah, bukan karena nama matakuliahnya yang asing namun karena saya kesulitan menemukan silabus lebih detil tentang matakuliah tersebut.

Pilihan matakuliah saat KRS

Jadi apa landasan saya sebenarnya dalam menentukan matakuliah? Feeling! Mungkin diantara teman-teman juga ada yang pernah mengalami, tapi yang jelas pengalaman saya sebelumnya beberapa matakuliah tidak sepenuhnya sesuai antara (alur) materi dengan namanya.

Usaha lain yang pernah saya tempuh ialah bertanya kepada mahasiswa angkatan sebelumnya yang pernah mengambil matakuliah tersebut. Namun sedikit menjadi sulit karena beberapa matakuliah mengalami perubahan, baik ganti nama saja ataupun memang ada matakuliah baru lainnya. Artinya saya perlu melakukan validasi terhadap topik yang akan saya pelajari, bukan bermaksud tidak mau mempelajari topik lainnya namun prioritas saya saat ini adalah fokus terhadap bidang yang telah saya tentukan sebagai kiblat penelitian thesis.

Sepertinya telah menjadi tradisi, dari jaman kuliah S1 dulu seperti itu.

Mungkin layanan KRS online selanjutnya dapat menerangkan garis besar (silabus) masing-masing daftar matakuliah yang ada, sehingga membantu memantapkan pilihan matakuliah agar sejalur dengan topik yang akan didalami.

Menggapai akademik (lagi) di Jogja

Yogyakarta! Kota yang padat dengan hiruk pikuk keakademikan. Ratusan perguruan tinggi berdiri di sana. UGM salah satunya, kampus yang cukup menjadi favorit bagi para calon mahasiswa.

Saat ini merupakan tahun kedua saya menjalani kegiatan akademik sebagai mahasiswa lagi, di UGM. Setelah beberapa lama menggalau untuk memilih antara fikus dalam wiraswasta atau melanjutkan studi ke jenjang berikutnya (Master). Naum setelah berdiskusi dengan orang tua dan sahabat di tempat kerja yang sekarang, akhirnya saya memutuskan untuk melanjutkan studi, namun dengan tetap mengerjakan tugas-tugas kantor di Lombok (remote working).

Warga MTETI 2015 UGM

Warga MTETI 2015 UGM

Continue reading