Ema, saat sejarah itu mulai terukir

Waktu dulu kira – kira ketika masih semester 2 pas kuliah merupakan musim – musim nya banyak tugas dan praktikum, waktu 24 jam sehari-pun dirasa masih kurang. Mengingat dulu ketika masih jama saya mahasiswa, saya dan banyak teman lainnya sering pulang tengah malam bahkan sampai menginap di kampus untuk mengerjakan tugas – tugas praktikum, waktu itu tidak banyak yang memiliki resource komputer / laptop.

Akhirnya sayapun mencoba mengajukan permohonan untuk dibelikan sebuah laptop untuk menunjang keperluan tugas – tugas dan praktikum saya di kampus, alhamdulillah dikabulkan. Waktu itu memang tidak banyak yang saya pikirkan bagaimana orang tua saya mengusahakan suatu cara agar dapat memenuhi permohonan saya untuk memiliki sebuah laptop, tapi saya bersyukur itu semua tidak sia – sia. Continue reading